April 18, 2024

News Lapas Tahuna

Informasi Lapas Tahuna

Optimalisasi Program Pembinaan, Kalapas Sosialisasikan SPPN Kepada Warga Binaan

2 min read

Tahuna, INFO_PAS – Dalam mewujudkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Tahuna yang cerdas, terampil dan taat hukum, Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna Kanwil Kemenkumham Sulut di dampingi Pelaksana Harian Kasibinapigiatja (Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja), Ka. KPLP (Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) dan Kepala Sub Seksi Registrasi berikan pengarahan kepada seluruh warga binaan, Senin (07/03).

Pada kesempatan ini, Kalapas Tahuna, Suharno menyampaikan beberapa aturan tentang pembinaan terhadap narapidana, salah satunya adalah Permenkumham No. 7 Tahun 2022 dan juga tentang Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana guna optimalisasi pembinaan terhadap warga binaan Lapas Tahuna.

“untuk mendapatkan hak-hak sebagaimana terdapat dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 7 Tahun 2022, seluruh warga binaan harus terlibat dan aktif dalam mengikuti program pembinaan,” ujar Suharno.

Suharno juga menyampaikan bahwa SPPN ini disusun untuk memberikan petunjuk kepada petugas pemasyarakatan dalam penyelenggaraan pembinaan dan penilaian terhadap perilaku narapidana yang mengedepankan objektivitas. Penilaian terhadap perilaku narapidana dilakukan berdasarkan data-data akurat yang ada di lapangan dan tercatat, dengan menggunakan pembinaan berdasarkan fakta.

“Ikuti Pola pembinaan yang ada di Lapas, sekarang ini sudah ada sistem yang nantinya menilai warga binaan secara akurat, jangan sampai ada yang tidak bisa diusulkan remisi maupun hak integrasinya karena dirinya sendiri yang tidak mengikuti pembinaan yang ada,” kata Suharno.

Suharno menambahkan pada akhirnya, penilaian yang objektif dan terukur terhadap perubahan perilaku narapidana ini akan mendorong pemenuhan hak-hak narapidana dan kebutuhan program pembinaan serta pengawasan yang sesuai dengan aspek-aspek narapidana yang sudah dinilai.

“Kalau sistem ini bisa berjalan baik, maka penyelenggaraan pemasyarakatan di bidang pembinaan narapidana akan optimal dan dapat terwujud dengan lebih baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *