Maret 2, 2024

News Lapas Tahuna

Informasi Lapas Tahuna

Kalapas Bersama Ketua Dan Sekretaris PZI Lapas Tahuna Ikuti Giat Workshop Reformasi Birokrasi

2 min read

Tahuna, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna, Suharno bersama Ketua dan Sekretaris Pembangunan Zona Integritas (PZI) mengikuti secara virtual kegiatan Workshop Reformasi Birokrasi (RB), dengan mengusung tema “Mewujudkan Reformasi Birokrasi Berdampak melalui Pemanfaatan Digitalisasi Teknologi Informasi”, kegiatan yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia dilaksanakan secara hybrid bertempat di Aula DJKI. Rabu (7/02).

Dalam sambutan Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu menuturkan reformasi birokrasi merupakan isu pokok yang harus dilakukan dalam upaya pembangunan bangsa, karena harus dilakukan secara berlanjut dan konsisten dalam mengubah nilai dan budaya pemerintahan yang hasilnya dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Razilu mengingatkan terkait arahan Presiden tentang 3 aspek Reformasi Birokrasi yaitu Birokrasi yang berdampak, Reformasi Birokrasi bukan tumpukan kertas, Birokrasi harus menjadi lincah dan cepat. “Terwujudnya birokrasi lincah dan adaptif, perlunya sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE),” terangnya.

“Digitilasi bukanlah tujuan, tetapi cara atau alat untuk mempercepat tercapainya tujuan dari reformasi birokrasi, digitalisasi yang kita lakukan harus memiliki dampak langsung terhadap proses kerja yang efisien, efektif serta transparan dan akuntabel,” pesannya.

“Mari kita Bersama-sama menjadikan Kemenkumham lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan organisasi maupun masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi sebagai pendorong dalam peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkas Razilu sekaligus membuka kegiatan Workshop RB.

Sementara itu, dalam arahan Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi, Asep Kurnia menyampaikan terkait inovasi yang berkelanjutan dan dikembangkan. “Laksanakan Pre Test, adakan sosialisasi inovasi kemudian laksanakan Post Test untuk melihat dampaknya, Pastikan inovasi pelayanan berdampak kepada masyarakat, sehingga dapat menjadi bukti kuantitatif dalam PZI,” Pesannya.

Adapun materi yang dipaparkan oleh narasumber dalam kegiatan Workshop adalah Transformasi Digital Kemenkumham Pada RB Berdampak dan Bergerak Untuk RB Berdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *