April 18, 2024

News Lapas Tahuna

Informasi Lapas Tahuna

26 Warga Binaan Lapas Tahuna Terima Remisi Idul Fitri

2 min read

Tahuna, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna dalam memenuhi hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) telah mengusulkan sejumlah nama narapidana penerima Remisi Keagamaan dan pada hari ini, Lapas Tahuna Kanwil Kemenkumham Sulut menggelar Upacara Pemberian Remisi bagi WBP pemeluk agama Islam, Senin (02/05/2022).

Sebanyak 26 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tahuna mendapatkan remisi hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Pemberian remisi ini merupakan hal yang rutin dilakukan setiap hari besar keagamaan. 26 WBP tersebut mendapatkan masa pengurangan hukuman 15 hari hingga 2 bulan.

Disaksikan seluruh pejabat struktural dan juga warga binaan, Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna, Suharno, membacakan satu per satu nama warga binaan yang menerima remisi di hari kemenangan ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Sambutan Menteri Hukum dan HAM oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tahuna.

Lebih lanjut, Kalapas menyampaikan bahwa sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi narapidana agar bisa mendapatkan remisi diantaranya, berkelakukan baik dan juga tidak dalam menjalani hukuman disiplin atau register F.

“Dari 26 WBP yang dapat remisi, 3 orang mendapatkan remisi 15 hari, 17 orang remisi 1 bulan, 5 orang remisi 1 bulan 15 hari dan 1 orang remisi 2 bulan,” Jelas Kalapas.

“Saya berharap, pemberian remisi kali ini dapat menjadi motivasi bagi teman-teman warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab dan juga saya meminta kepada seluruh WBP yang hadir saat ini untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta patuh terhadap aturan yang ada,” imbuhnya.

“Bapak sangat berterima kasih serta bangga terhadap kalian. Hari ini adalah hari kemenangan umat Islam dan juga rasa syukur kita semua, saya memberikan apresiasi karena sampai saat ini keamanan di Lapas Tahuna bisa berjalan dengan baik dan semoga kedepannya Lapas Tahuna bisa terus aman dan kondusif agar setiap program pembinaan bisa berjalan dengan baik dan juga hak-hak warga binaan semua bisa terpenuhi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *